Mari Kita tingkatkan kebersamaan dalam membangun, dengan tidak mengesampingkan adat-budaya kita !!

Selasa, 26 Agustus 2014

BAHASA MAANYAN

 "UMUR" bukan "UMBUR"



Kali ini membahas mengenai bunyi bahasa (fonem) dalam bahasa Dayak Maanyan, khususnya yang berhubungan dan atau mengandung huruf "M" dan "N".
Seringkali kita mendengar perkataan / logat bahasa (fonem) orang-orang yang bukan asli Maanyan sangat berbeda dengan logat / pengucapan orang yang memang asli sejak lahir berbahasa Maanyan.
Bahkan ironisnya; dalam penulisan bahasa Maanyan pun tidak jarang kita menjumpai beberapa kata dalam bahasa Maanyan yang disesuaikan dengan fonem yang salah tersebut, contohnya:
  • AMAH; (seharusnya bukan) ditulis  AMBAH, artinya = Ayah, bapak.
  • AMAI; (seharusnya bukan) ditulis AMBAI, artinya = Naik, masuk ke dalam rumah.
  • UMA,; (seharusnya bukan) ditulis UMBA, artinya = Ikut
  • ENEI; (seharusnya bukan) ditulis ENDEI, artinya = Bawa bersama.
  • UNUR; (seharusnya bukan) ditulis UNDUR, artinya = Usir (secara kasar).
  • ANAI; (seharusnya bukan) ditulis ANDAI, artinya = Sangrai, sangan (setengah kering untuk memisahkan minyak dari daging)
  • AMUNG; (seharusnya bukan) ditulis AMBUNG, artinya = Lambung, melempar keatas.

Setelah kita menyimak beberapa kata diatas, berarti seharusnya setiap kata bahasa dalam bahasa Maanyan yang demikian baik dalam pengucapannya maupun dalam penulisannya (yang mengandung huruf "M" dan "N" ditengah kata) janganlah ditambah menjadi ( "...MB.." atau "..ND.."), karena jika demikian (ditambah), maka beberapa kata dalam bahasa Indonesia juga harus ditambah; seperti:
  • SUMUR = SUMBUR;
  • KAMAR = KAMBAR;
  • UMUR = UMBUR;
  • KAMERA = KAMBERA

Jadi, jelas bukan..??
Bahasa Maanyan itu bukanlah sulit, jika kita memahaminya (bukan menghafal)...

Selain beberapa kata diatas, ada juga fonem yang lain yang cara pengucapannya sama seperti "..M.." dan "..N.." yaitu "..NG.." dan "..NY.."
Dalam bahasa Dayak Maanyan tiga hal tersebut yang mendasar diperhatikan dalam pengucapannya. Semua fonem itu biasanya terletak ditengah kata, contoh kata yang menggunakan fonem tersebut :
  • PANGANG, artinya PANGGANG
  • PANYANG, artinya PANJANG
  • PUNGUNG, artinya PUNGGUNG
  • SANGA, artinya SANGGA
Jadi demikianlah sementara yang dapat saya bagi (share) untuk saudara, semoga tulisan ini bermanfaat sedikitnya bagi anda yang ingin memahami bahasa Maanyan lebih jelas serta menambah wawasan kita semua... demikian jika ada kekurangan ataupun kesalahan dalam tulisan ini, mohon agar dilengkapi dan dikritik... terima kasih..